SELAMAT TAHUN BARU ISLAM, 1 MUHARRAM 1448 H / 16 JUNI 2026

Tak Sekadar Usulkan Program, Irine Center & DPC PDI Perjuangan Kepulauan Sula Kawal PAMSIMAS hingga ke Lapangan.

Share:


 Jefri A.S Rette Sekawael (Sekretaris DPC PDI Perjuangan/Kordinator IRC Kabupaten Kepulauan Sula).

Zonamalut.com Sanana, 8 Agustus 2026 |  DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula memastikan akan mengawal pelaksanaan empat Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang merupakan aspirasi Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Irine Yusiana Roba Putri, S.Sos., M.Comn., dan Media ST.

Empat program tersebut masing-masing berlokasi di Desa Waigai, Desa Wai Ina, Desa Waisakai, dan Desa Wailab. Program PAMSIMAS tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air minum layak dan sanitasi yang lebih baik, khususnya di wilayah perdesaan.

 Dokumentasi Irine Center Kepulauan Sula (Sosialisasi Program Pamsimas di Desa Waisakai).

Sebagai bagian dari proses awal pelaksanaan program, telah dilakukan sosialisasi sekaligus survei lokasi di sejumlah desa penerima program. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi lapangan, kebutuhan masyarakat, serta kesiapan lokasi sebelum program memasuki tahapan pelaksanaan.

Di Desa Waigai dan Desa Wai Ina, kegiatan sosialisasi dan survei lokasi didampingi langsung oleh Jefri A.S. Rette Sekawael, selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan sekaligus Koordinator Irine Center (IRC) Kabupaten Kepulauan Sula, bersama Rifki Leko yang juga merupakan Koordinator IRC Kepulauan Sula.


Dokumentasi Irine Center Kepulauan Sula (Sosialisasi Program Pamsimas di Desa Wai Ina).

Sementara itu, kegiatan sosialisasi dan survei lokasi di Desa Waisakai didampingi oleh Julkifli Umagapi, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kepulauan Sula.

Adapun untuk Desa Wailab, proses sosialisasi dan survei lokasi didampingi langsung oleh Arsil Upara, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula sekaligus Koordinator IRC Kabupaten Kepulauan Sula, Jefri A.S. Rette Sekawael, menegaskan bahwa keberadaan empat program PAMSIMAS tersebut tidak terlepas dari proses pengusulan dan pengawalan aspirasi masyarakat yang dilakukan secara berjenjang.


Dokumentasi Irine Center Kepulauan Sula (Sosialisasi Program Pamsimas di Desa Wailab).

Menurut Jefri, proses tersebut dimulai dari Irine Center bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula, yang kemudian dikawal melalui proses pengusulan hingga akhirnya program dapat direalisasikan untuk masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Irine Yusiana Roba Putri yang telah berperan penting dalam mengawal proses pengusulan program ini hingga dapat direalisasikan. Prosesnya dimulai dari Irine Center dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula, kemudian terus dikawal sampai program ini mendapatkan kepastian untuk dilaksanakan,” ujar Jefri.

Ia menegaskan, DPC PDI Perjuangan Kepulauan Sula tidak ingin berhenti pada tahap pengusulan. Partai, kata dia, akan terus memastikan agar program yang bersumber dari aspirasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bagi kami, mengawal aspirasi masyarakat bukan hanya soal mengusulkan program. Setelah program terealisasi, kami juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Jefri menambahkan, akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki kaitan erat dengan kualitas hidup. Karena itu, program PAMSIMAS diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi warga di empat desa penerima manfaat.

DPC PDI Perjuangan Kepulauan Sula bersama Irine Center akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengawal tahapan pelaksanaan program, termasuk memastikan kesesuaian antara kebutuhan masyarakat dengan pembangunan sarana dan prasarana yang akan dilakukan.

“Harapan kami, empat program ini benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Waigai, Wai Ina, Waisakai dan Wailab. Kami akan terus mengawal prosesnya agar program ini tidak hanya berhenti sebagai sebuah proyek pembangunan, tetapi menjadi fasilitas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Jefri.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen perjuangan politik PDI Perjuangan untuk memastikan aspirasi masyarakat di daerah dapat diperjuangkan melalui jalur kelembagaan, termasuk melalui keterwakilan kader partai di DPR RI.

Dengan adanya sinergi antara Irine Center, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sula, anggota Fraksi PDI Perjuangan di daerah, serta masyarakat, pengawalan terhadap empat Program PAMSIMAS diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan hingga seluruh tahapan program selesai dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini